Berita
Kembali

Telkom Akses Resmi Memulai Transformasi Organisasi 2025

2025-02-28

Jakarta, 28 Februari 2025 – PT Telkom Akses secara resmi menggelar Apel Kick Off Transformasi Organisasi 2025 di Kantor Pusat Telkom Akses Jakarta Barat sebagai langkah awal dalam perubahan besar yang akan dilakukan sepanjang tahun ini. Acara yang diselenggarakan secara hybrid ini dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi, CHCO FU NITS, Senior Leaders Telkom Akses, serta karyawan Telkom Akses di seluruh Indonesia. 

Dalam pidato pembukaannya, Bapak Susatyo selaku Direktur Utama Telkom Akses menegaskan bahwa transformasi ini bukan hanya sekadar perubahan struktur organisasi, tetapi juga langkah strategis untuk menjadikan perusahaan lebih agile, efisien, dan berdaya saing tinggi. Dengan semakin ketatnya persaingan di industri telekomunikasi, Telkom Akses berkomitmen untuk terus beradaptasi agar dapat memberikan layanan yang lebih cepat dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Industri telekomunikasi mengalami perubahan yang pesat seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pelanggan yang semakin kompleks. Salah satu faktor utama yang mendorong transformasi ini adalah adanya perubahan dalam struktur organisasi Telkom Group, yang mencakup restrukturisasi regional serta guna mempererat sinergi dengan Telkomsel dan Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF).

Transformasi Organisasi Tahun 2025 berpusat pada tiga aspek utama, yaitu People, Process dan Technology. Dalam aspek People, Telkom Akses berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM melalui program development. Dengan peningkatan ini, diharapkan setiap individu dalam organisasi dapat berkontribusi lebih optimal untuk mendukung tujuan perusahaan. Pada aspek Process, salah satu perubahan besar yang diterapkan adalah restrukturisasi wilayah operasional. Jika sebelumnya terdapat 7 Regional, kini wilayah operasional diubah menjadi 5 Regional, namun tetap mempertahankan 26 Area dan 38 Wilayah untuk memastikan layanan tetap prima. Selain itu, model pengelolaan supervisi dan konstruksi juga mengalami penyesuaian, antara lain penguatan territory dengan pembentukan Service Area dan penerapan skema pooling resources di tingkat regional agar lebih fleksibel dan efisien. Kemudian dalam aspek Technology, Telkom Akses mulai mengimplementasikan Workforce Management System (WFM) sebagai sistem utama dalam mendukung operasional dan pemantauan teknisi secara real-time. Selain itu, penerapan automasi berbasis AI diharapkan dapat meningkatkan efisiensi serta efektivitas proses bisnis agar lebih responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Sehingga pemanfaatan IT tools, Artificial Intelligence (AI), dan Workforce Management System (WFM) menjadi bagian dari transformasi untuk meningkatkan efektivitas kerja dan mempercepat layanan kepada pelanggan.

Sebagai bagian dari acara Apel Kick Off Transformasi Organisasi 2025, dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis menandai perubahan struktur organisasi. Dalam kesempatan tersebut, dibacakan SK terkait penetapan Senior Leader (BOD-1) yang terdiri dari : Senior Vice President (2 orang), Head Of Regional (5 orang), General Manager Area (26 orang), Senior General Manager (2 orang) dan juga SK simbolis untuk level Manager sampai Korlap (9 orang). Pemberian SK ini menjadi simbol komitmen Telkom Akses dalam menjalankan transformasi organisasi dengan lebih terstruktur dan terencana. Dengan struktur baru ini, diharapkan koordinasi dan pengelolaan wilayah operasional dapat berjalan lebih optimal, selaras dengan tujuan utama transformasi.

Dalam pidatonya, Bapak Susatyo mengajak seluruh karyawan untuk berperan aktif dalam proses transformasi ini. Berbekal mindset growth, semangat kolaborasi, dan komitmen bersama, setiap individu dalam organisasi diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mendorong Telkom Akses menuju masa depan yang lebih baik.

Dengan penuh optimisme dan semangat kebersamaan, Telkom Akses resmi memulai Transformasi Organisasi 2025!  Perubahan ini diharapkan dapat membawa perusahaan menuju era baru yang lebih inovatif dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.